Panduan B3 Rumah Sakit




Panduan B3 (bahan beracun dan berbahaya) rumah sakit adalah panduan yang digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan bahan B3 di rumah sakit. Rumah sakit merupakan salah satu area yang banyak menggunakan bahan B3 dalam operasionalnya. Tentu saja bahan B3 tersebut memiliki resikonya masing-masing. Makanya untuk menjaga keselamatan dalam penggunaan bahan B3, rumah sakit wajib memiliki panduan B3.

Panduan B3 rumah sakit biasanya dibuat oleh petugas K3RS dan petugas kesehatan lingkungan (kesling). Pengelolaan bahan B3 di rumah sakit dimulai dari pembelian, penyimpanan, penggunaan, dan pembuangan (limbah). Nah, semua tahapan diatas wajib dimonitoring dan dipantau keberjalanannya, sebab ke semua tahap diatas memiliki resikonya masing-masing. Makanya dalam pengelolaan B3, ada banyak formulir yang dipakai, seperti Formulir Tumpahan B3, Formulir Audit B3 dan Formulir Kecelakaan kerja akibat terpapar cairan B3. Terkadang bahan B3 ini dijadikan salah satu indikatyor mutu K3RS.

Dalam standar akreditasi rumah sakit Panduan B3 rumah sakit masuk ke dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Pengelolaan B3 rumah sakit masuk ke Pokja MFK (Manajemen Keselamatan dan Fasilitas). Di standar akreditasi rumah sakit versi SNARS 2018, Panduan B3 rumah sakit akan di observasi dan di review dokumennya serta diminta dilakukan simulasinya oleh surveyor (simulasi penanganan tumpahan B3). Panduan B3 rumah sakit masuk ke dalam elemen penilaian standar MFK 5 tentang Bahan Beracun dan Berbahaya.

Secara umum, Panduan B3 rumah sakit berisi tentang :
1.       Identifikasi B3
2.       Manajemen B3
3.       Penanganan tumpahan B3
4.       Pengelolaan limbah B3
5.       Alat pelindung diri
6.       Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
7.       Tempat pembuangan Sementara B3 (TPS B3)
8.       Label dan simbol B3

Buat kamu yang ingin melihat contoh Panduan B3 Rumah Sakit, silakan download dokumen berikut:


0 Response to "Panduan B3 Rumah Sakit"