Panduan PCRA Rumah Sakit



Pelaksanaan pekerjaan pembangunan dan renovasi adalah pekerjaan yang melibatkan berbagai unsur keilmuan diantaranya, sumber daya manusia (tenaga kerja), teknologi yang mencakup peralatan dengan metode kerja dan disiplin ilmu sosial serta sistem pengelolaan yang mendukung terlaksananya pekerjaan pembangunan dan renovasi. Upaya pengendalian kecelakaan pembangunan dan renovasi harus memperhatikan semua unsur tersebut diatas.
PCRA merupakan bagian yang penting pada perencanaan renovasi, kontruksi dan pemeliharaan bangunan di rumah sakit. Assessment PCRA mulai dilakukan sebelum pekerjaan proyek dimulai dan assesment meliputi seluruh aktivitas pekerjaan dari pelatakan batu pertama hingga serah terima gedung.
Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  akan melakukan assessment PCRA secara proaktif sejak fase awal desain perencanaan sampai fase akhir proyek untuk semua renovasi, kontruksi dan proyek-proyek pemeliharaan banguan. Dalam pelaksanaannya Komite K3 dibantu oleh bagian umum, IPSRS, penaggungjawab proyek dan pengawas proyek yang akan bersama-sama mengawasi jalannya kontruksi berlangsung serta memantau berjalannya sistem pencegahan dan pengendalian infeksi.

Baca : Risk Register Rumah Sakit

Pencatatan penilaian kriteria risiko akibat dampak renovasi atau konstruksi dengan menggunakan metode PCRA dilakukan oleh IPS (instalasi Pemeliharaan Sarana) Rumah Sakit dan Komite K3  Rumah Sakit bila terdapat proyek pemeliharaan, perbaikan, pembongkaran, konstruksi maupun renovasi di Rumah Sakit.
Pelaporan pemantauan penilaian kriteria risiko akibat dampak renovasi atau konstruksi dilakukan oleh komite K3 Rumah Sakit bekerjasama dengan IPS Rumah Sakit dan dilaporkan ke Direktur Utama setiap 6 bulan sekali.
Assessment PCRA difokuskan terutama pada pencegahan, selain itu pemantauan, pengujian, dan intervensi ketika teridentifikasi terjadinya suatu masalah. Tentu saja asesmen PCRA dibuat harus berdasarkan regulasi yang menaunginya, regulasi tersebut bisa berupa panduan, pedoman atau bahkan Sop.


Panduan PCRA rumah sakit versi infok3rs.me ini berfungsi sebagai panduan kamu selaku K3RS atau bidang terkait lainnya agar bisa lebih memahami bagaimana mengisi/membuat PCRA. Jadi panduan ini harus sudah ada terlebih dahulu sebelum kamu membuat suatu PCRA. Jangan sampai PCRA nya sudah ada namun regulasinya tidak ada. Panduan ini berisi langkah-langkah teknis dalam pembuatan PCRA. Selain itu di panduan PCRA versi infok3rs.me ini pun sudah dijelaskan tentang penilaian resikonya. Buat kamu yang ingin menjadikan panduan PCRA ini sebagai referensi, silakan disesuaikan terlebih dahulu dengan form PCRA yang ada. Panduan PCRA ini sudah sesuai dengan form PCRA yang pernah infok3rs.me share sebelumnya, yaitu form PCRA ini. Jadi jika sebelumnya kamu sudah menggunakan form PCRA versi infok3rs.me, maka panduan ini sudah sangat amat cocok kamu gunakan. Silakan lengkapi, modifikasi dan sempurnakan ya.
Panduan ini mungkin tidak selengkap dan sedetail yang kamu harapakan, tapi semoga saja bisa menjadi referensi kamu agar kamu tidak buta-buta amat.

Baca Juga : Cara Agar Bisa Terus Bugar Setiap Hari

Dalam standar akreditasi rumah sakit Panduan PCRA rumah sakit masuk ke dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Di standar akreditasi rumah sakit versi SNARS 2018, Panduan PCRA rumah sakit memang tidak secara gamblang diminta, karena yang diminta secara jelasnya adalah form PCRA nya, namun tentu saja panduan (regulasi) harus tetap ada dong kan. Untuk PCRA sendiri ada di elemen penilaian 4.1. EP tersebut menyebutkan bahwa rumah sakit melakukan asesmen resiko prakontruksi (PCRA) pada waktu merencanakan pembangunan/kontruksi, pembongkaran atau renovasi

Buat kamu yang ingin melihat contoh Panduan PCRA Rumah Sakit, silakan download dokumen berikut :

Atau


2 Responses to "Panduan PCRA Rumah Sakit"

Siti Rahmah Sugesti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

panduan pcra dan hva tidak dapat di download,mohon di email ke erasugiantonababan@gmail.com
terimakasih banyak